Dea & Ula | Wedding Day

Villa Kajang

“Sebab pada akhirnya, perjalanan sejauh apa pun akan selalu mencari tempat untuk pulang. Dan bagiku, rumah itu adalah kamu.”

Bersama Dea dan Ula, kami belajar bahwa cinta tidak selalu harus dirayakan dengan suara yang riuh. Terkadang, ia hadir dalam diamnya tatapan, lembutnya genggaman, dan doa-doa yang dipanjatkan dalam ketulusan. Setiap jepretan adalah upaya kami untuk mengabadikan getaran yang tak terucap, namun sangat terasa keberadaannya.

Di antara ruang dan waktu yang kita lalui hari itu, Dea dan Ula menunjukkan bahwa kebahagiaan paling murni ditemukan saat kita berani menjadi diri sendiri di hadapan seseorang yang kita cintai.